Golongan Darah B, Si Penipu Emosi yang Ulung

Menurut ahli – ahli psikolog Jepang, manusia mempunyai sifat – sifat tertentu berdasarkan golongan darahnya. Dan, yah..! Analisis mereka terhadap karakteristik golongan darah B benar semua bagiku (karena betul – betul pas kali dengan diriku yang bergolongan darah B ini).

Seputar Pribadi Golongan Darah A, B, dan 0Berikut ini beberapa sifat – sifat golongan darah B yang patut untuk diketahui bersama:

  1. Orang yang bergolongan darah B ini cenderung penasaran dan tertarik terhadap segalanya.
  2. Mereka juga cenderung mempunyai terlalu banyak kegemaran dan hobby. Kalau sedang suka dengan sesuatu biasanya mereka menggebu-gebu namun cepat juga bosan.
  3. Memiliki sifat kemanusiaan yang melimpah.
  4. Mereka cenderung ingin menjadi nomor satu dalam berbagai hal ketimbang hanya dianggap rata-rata. Dan biasanya mereka cenderung melalaikan sesuatu jika terfokus dengan kesibukan yang lain. Dengan kata lain, mereka tidak bisa mengerjakan sesuatu secara berbarengan.
  5. Mereka dari luar terlihat cemerlang, riang, bersemangat dan antusias. Namun sebenarnya hal itu semua sama sekali berbeda dengan yang ada didalam diri mereka.
  6. Cepat mengambil keputusan (praktis) sehingga mudah bertindak.
  7. Tidak suka regulasi.
  8. Memiliki gejolak emosi yang besar (temperamental).
  9. Optimis terhadap masa depan.
  10. Kreatif.

Nah, khusus yang bewarna biru, menurutku ini selain benar, wajib diketahui juga oleh golongan darah lain dan si B sendiri. Orang – orang selalu melihat kepribadian si B ini periang, sanguin sejati, dan ceriwis. Mereka nampak bahagia dan mampu memberikan suasana santai nan lucu di sekitarnya Padahal, apa yang nampak diluar sering kali berbeda dengan yang di dalam. Ada suatu perihal emosi yang sering atau biasa disembunyikan si B ini. Dan hebatnya, mimikri mereka terbukti andal di kehidupan sehari-hari.

Nah, apakah Anda yang bergolongan darah B setuju dengan karakter di atas (terlebih karakter ke-5)?

Comments

comments

3 Comments:

  1. Saya butuh penjelasan. Adakah referensi karya ilmiah yang mendukung ini?

Comments are closed